Lomba Esai Dies Natalis ke 51 Ubaya 2019

Perjalanan 50 tahun Ubaya yang lahir dari keterpurukan hingga sampai terbang ke angkasa, merupakan refleksi yang patut untuk dicermati dalam menentukan arah tujuan Ubaya pada 50 tahun kedua. Tahun 2019 adalah tahun pertama untuk 50 tahun kedua Ubaya yang menjadi kewajiban setiap warga Ubaya (mahasiswa, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan) untuk bermimpi Ubaya 50 tahun ke depan. Dalam rangka memeriahkan acara Dies Natalis Ubaya ke 51 tahun 2019, Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Ubaya (PPI) menyelenggarakan lomba esai dengan tema “ UBAYA 50 Tahun ke Depan : Mimpi dan Harapan menuju Ubaya yang Makin Berkualitas. Tujuan lomba esai adalah memberi ruang kepada sivitas Ubaya untuk mengekspresikan idea atau gagasan dan harapan Ubaya untuk 50 tahun ke depan. Lomba esai diikuti 37 peserta dari unsur mahasiswa, tenaga pendidik (dosen) dan tenaga kependidikan (non dosen) yang berasal unit-unit dan fakultas-fakultas yang ada di Ubaya. Penilaian esai menggunakan sistem tertutup (blind), artinya antara penilai dan penulis tidak saling mengetahui.  Pemenang pertama lomba esai di raih oleh  Oky Widyanarko (staff Pusat Arsip dan Museum) dengan judul esai “Mewujudkan UBAYA Heritage Center 50 Tahun Kedepan, Mungkinkah ?”, pemenang kedua diraih oleh Lucia Endang Wuryaningsih (dosen Fakultas Farmasi) dengan judul esai “Kurikulum Terintegrasi: UBAYA di Era 50 Tahun Kedua”, pemenang ketiga di raih oleh Elizabeth Goldy Fortuna (mahasiswa Fakultas Hukum) dengan judul esai “Green Exotic of UBAYA”. 20 karya terbaik lomba esai disusun mejadi sebuah buku  karya kompilasi sivitas Ubaya, yang berisi mimpi dan harapan menuju Ubaya yang makin berkualitas. Penyerahan hadiah pemenang lomba esai di laksanakan pada tanggal 11 Maret 2019 pada saat acara “Tasyakuran dan Ramah Tamah Dies Natalis ke 51 Ubaya 2019”

Share and Enjoy !

Shares